Home / Contact / Lapis Resap Pengikat dan Lapis Perekat
367 views

Lapis Resap Pengikat dan Lapis Perekat

Gambar : Lapis Resap Pengikat dan Lapis Perekat

Gambar : Lapis Resap Pengikat dan Lapis Perekat

PEKERJAAN BAGIAN–BAGIAN PERKERASAAN JALAN

Pembahasan pekerjaan bagian–bagian perkerasan jalan ini di susun sesuai urutan dalam Dokumen Kontrak buku volume – 3 spesifikasi.

VII.  LAPIS RESAP PENGIKAT DAN LAPIS PEREKAT

Pekerjaan ini adalah menyemprotkan aspal pada permukaan yang telah dipersipakan sebelumnya untuk pelaburan Aspal atau lapis campuran aspal.
Bahan yang dipakai untuk Lapis Resep Pengikat adalah aspal semen (AC) penetrasi 60/70 atau 80/100 yang diencerkan dengan minyak tanah, sedangkan untuk lapis perekat dapat memakai AC yang diencerkan atau aspal emulsi yang cepat mengeras.

Baca : Tanah Dasar Jalan.

Lapis Resep pengikat dipasang pada permukaan yang belum beraspal, sedangkan Lapis Perekat dipasang pada permukaan yang sebelumnya sudah beraspal. Kedua lapisan tersebut berfungsi sebaik pengikat antara lapis permukaan dibawahnya dengan lapisan yang akan dipasang di atasnya.
Pekerjaan Lapis Rersep Pengikat dan Lapis Perekat mencakup pekerjaan menyiapkan permukaan yang akan dilapisi, penyediaan material aspal dan menyemprotkan material aspal tersebut.

1.  Hal–hal yang perlu diperhatikan pada pelaksanaan

1.1. Sebelum dilakukan pekrjaan Lapis Resep Pengikat atau Lapis Perekat, material dan perlatan untuk menghampar material atau lapisan yang akan diapsang di atasnya harus sudah siap. Hal ini dimaksudkan agar Lapis Resep Pengikat atau Lapis Perekat tidak terbuka melebihi waktu yang disyaratkan dalam Spesifikasi.

1.2. Sebelum dilakukan pekerjaan Lapis Resap Pengikat atau Lapis Perekat harus dilakukan dulu percobaan lapangan untuk mendapatkan cara penyemprotan yang tepat untuk keperluan pelaksanaan serta mendapatkan takaran material persatuan luas untuk keperluan pembayaran. Ancar–ancar takaran pemakaian aspal untuk Lapis Resep Pengikat dan Lapis Perekat dicantumkan dalam Spesifikasi (tabel IV. 7. 1)

Tabel IV. 7. 1 : Takaran Pemakaian Material Aspal untuk Lapis Resap Pengikat dan Lapis Perekat

Untuk lapis perekat

Jenis Bahan Pengikat Takaran pada permukaan baru atau permukaan yang sudah tua dan licin (liter per meter persegi) Takaran pada permukaan yang berpori, permukaan yang lapuk (liter per meter persegi)
Cutback 25 pph 0. 15 0. 15 – 0. 35
Aspal Emulsi 0. 20 0. 20 – 0. 50
Aspal Emulsi Encer (1:1) 0. 40 0. 40 – 1. 0

Takaran pemakaian yang berlebihan akan mengalir pada bidang permukaan yang terjal, kemiringan melintang besar atau permukaan tidak rata.

Untuk Lapis Resap Pengikat

Lapis Resap Pengikat : 0.4 sampai 1.3 liter per meter persegi untuk Pondasi Agregat Kelas A. 0.2 sampai 1. 0 liter per meter persegi untuk Pondasi Tanah Semen

1.3. Penyemprotan Lapis Resap Pengikat atau Lapis Perakat harus dilakukan dengan alat distribusi aspal yang dipasang pada truk tanki aspal seperti ditentukan dalam Spesifikasi . Temperatur aspal pada waktu disemprotkan harus memenuhi ketentuan Spesifikasi (tabel IV. 7.2). di samping hal–hal yang perlu diperhatikan secara umum pada waktu pelaksanaan di lapangan (Bab III. 2 butir a sampai dengan e) (Baca : Perkerasan Jalan Secara Umum), khusus untuk pekerjaan laburan aspal harus ditambah dengan ketentuan tidak boleh dikerjakan sewaktu angin kencang.

1.4. Agar diperhatikan dengan seksama waktu yang diperlukan untuk meresapnya bahak ke lapis agregat/aspal dan waktu pengerasan bahan aspal setelah disemprotkan. Pada Lapis Resap pengingat dibutuhkan waktu lebih lama untuk dapat menghampar material di atasnya dibanding dengan Lapis Perekat. Waktu yang dibutuhkan tersebut diatur dalam Spesifikasi.
Demikian juga harus diperhatikan dengan seksama waktu yang dibutuhkan mulai dari penghamparan material aspal sampai pembukaan jalur untuk di lewati lalu lintas.

2. Pengukuran hasil kerja dan pembayaran

Pembayaran dilakukan dengan mata pembayaran :

–  6.1 (1)  Lapis Resap Pengikat dalam Liter.
–  6.1 (2)  Lapis Perekat dalam liter.

Pembayaran hasil kerja merupakan perkalian volume hasil kerja tiap mata pekerjaan dengan harga satuan mata pembayaran tersebut dalam kontrak.
Volume hasil kerja Lapis Resep Pengikat dan Lapis Perekat diukur pada 15 derajat Celcius, yaitu dalam jumlah liter yang diperlukan menurut spesifikasi atau yang digunakan dan telah diterima, dipilih yang terkecil.

Tabel IV.7.2 : Suhu Penyemportan Material Aspal Untuk Lapis Resep Pengikat dan Lapis Perekat.

Jenis Bahan Pengikat Batas–batas suhu Semprotan
Cutback, 25pph Minyak Tanah 110 ± 10oC
Cutback, 50pph Minyak Tanah
(Jenis cutback MC – 70)
70 ± 10oC
Cutback, 75pph Minyak Tanah
(Jenis cutback MC – 30)
45 ± 10oC
Cutback, 100pph Minyak Tanah 30 ± 10oC
Cutback, lebih dari 100pph
Minyak Tanah
Tidak dipanaskan
Aspal Emulsi atau
Aspal Emulsi diencerkan
 20 ± 70oC

Tindakan hati–hati harus dilaksanakan bila memanaskan setiap cutback.

Prosedur pemanasan harus sesuai dengan rekomendasi Buku Dokumen Rujukan Bina Marga RD 6.3.6 : Volume I : Lampiran E “Praktek yang umum untuk Penanganan, Transportsi dan Penyimpanan Bitumen”

Sumber : Sertifikasi Ahli Pelaksana Jalan/Ahli Pelaksana Jembatan (HPJI).

Baca Juga : Lapis Pondasi Tanah Semen.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates