Home / Contact / Burtu dan Burda
1,101 views

Burtu dan Burda

 Burtu dan Burda

Burtu dan Burda

PEKERJAAN BAGIAN–BAGIAN PERKERASAAN JALAN

Pembahasan pekerjaan bagian–bagian perkerasan jalan ini di susun sesuai urutan dalam Dokumen Kontrak buku volume – 3 spesifikasi.

VIII. BURTU DAN BURDA

Pekerjaan Burtu atau Burda adalah pekerjaan menyemprotkan aspal dan menghampar batu chip satu atau dua lapis di atas permukaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A atau Lapis Perkerasan Aspal.
Bahan yang dipakai adalah bahan aspal untuk laburan dan bahan agregat (chip) yang dihampar diatas laburan aspal. Bahan aspal yang dipakai adalah aspal semen (AC) penetrasi 60/70 atau 80/100 yang diencerkan dengan minyak tanah dengan takaran yang ditetapkan dalam Spesifikasi. Sifat–sifat dan gradasi bahan agregat juga diatur dalam Spesifikasi.

Lapis Burtu atau Burda ini dapat dilaksanakan di atas lapis pondasi Agregat kelas A yaitu untuk jalan yang volume lalu lintasnya masih rendah, atau dapat pula dihampar pada lapis perkerasan aspal yang telah memerlukan pelaburan dengan maksud memberikan kembali lapisan kedap air dan lapisan aus.
Pekerjaan Lapis Burtu atau Burda meliputi penyiapan permukaan jalan yang akan dilabur, menyemportkan aspal, menghampar material agregat dan memadatkanya.

1.  Hal – hal Yang Perlu Diperhatikan Pada Pelaksanaan :

1.1. Hal–hal yang perlu diperhatikan pada pekerjaan Lapis Resep Pengikat berlaku pula pada pekerjaan Burtu dan Burda. Namun syarat syarat material aspal, pengeceran dan kuantitas yang dipakai harus mempergunakan spesifikasi Burtu dan Burda. Persentase pengencer minyak tanah pemakainya tergantung temperatur ruang, temperatur penyemprotannya dan jenis AC yang dipakai seperti diatur dalam Spesifikasi (tebal IV.8.1).

1.2.  Setelah penyemprotan material aspal, untuk lapis Burtu dilanjutkan dengan penghamparan dan pemadatan agregat untuk Burtu. Gradasi, takaran dan cara penghamparannya diataur dalam spesifikasi. Persyaratan ukuran agregat Burtu harus memenuhi tabel IV.8.2 dan gradasi agregat lapis kedua burdu memenuhi tabel IV.8.3.
Adapun sumber agregat yang digunakan untuk memproduksi agregat yang digunakan untuk memproduksi agregat penutup harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
–  Kehilangan akibat abrasi (AASHTO T96) maks 30%.
–  Aspal yang tertinggal setelah pengujian.

Baca : Jenis-Jenis Aspal Beton (Hotmix).

Tabel IV.8.1 : Rencana Bahan Pengikat Burtu dan Burda


PPH = Bagian minyak tanah per 100 bagian volume aspal.
Suhu semprotan yang sebenarnya harus berada antara ± 10% dari nilai–nilai yang telah ditentukan dalam tabel diatas.

Tabel IV.8.2 : Persyaratan Ukuran Agregat Burtu

Ukuran Nominal
(mm)
Ukuran Terkecil
Rata – rata
(ALD)
Berkisar =
Persentase
Ukuran Terkecil
Rata – rata
dalam batas 2.5 mm
dari ALD
Persentase
Ukuran Terkecil
Rata – rata
dalam batas 2.5 mm
dari ALD
13 6.4 – 9.5 65 2

Tabel IV.8.3 : Gradasi Agregat Lapis Penutup Kedua Burda

Ukuran Ayakan
ASTM mm
Persentase yang lolos
menurut Berat
9.5
6.25
2.36
1.18
100
95 – 100
0 – 15
0 – 8

Pengelupasan (AASHTO T182) min 95%.
Bagian–bagian yang lunak (AASHTO T112) maks 5%.

1.3.  Untuk lapisan pertama Burda pekerjaanya sama dengan lapis Burtu, hanya setelah selesai pemadatan pekerjaan lapis Burtu segera dilakukan penyemprotan material aspal lapis kedua serta penghamparan dan pemadatan agregat lapis kedua untuk Burda.

1.4.  Penghamparan agregat Burtu atau Burda harus dilakukan segera setelah penyemprotan aspal dilakukan. Dalam spesifikasi disyaratkan waktu penghamparan tidak boleh lebih dari 5 menit setelah penyemprotan aspal.
Penggilasan harus dilakukan dengan roda karet segera setelah penghamparan agregat. Apabila direksi akan mengijinkan penggilasan dengan roda besi, diyakini penggilasan tersebut tidak akan menyebabkan agregat pecah–pecah.

1.5.  Pembukaan lalu lintas di atas lapis Burtu atau Burda yang baru dihampar harus menurut pengaturan yang ditetapkan dalam Spesifikasi.

2.  Pengukuran Hasil Kerja dan Pembayaran

Pembayaran dilakukan dalam tiga pembayaran yaitu:

–  6.2(1)  Agregat Penutup BURTU dalam meter persegi.
–  6.2(2)  Agregat penutup BURDA dalam meter persegi.
–  6.2(3)  Material Aspal untuk Pekerjaan Pelaburan dalam liter.

Pembayaran hasil kerja merupakan perkalian volume hasil kerja tiap mata pekerjaan dengan harga satuan mata pembayaran tersebut dalam kontrak.
Pengukuran hasil kerja Material aspal caranya sama dengan pengukuran untuk pekerjaan Lapis Resep Pengikat dan Lapis Perekat.
Pengukuran hasil pekerjaan untuk pembayaran Agregat Penutup dalam satuan luas permukaan jalan yang tertutup pekerjaan Burtu atau Burda yang telah selesai dan diterima.

Sumber : Sertifikasi Ahli Pelaksana Jalan/Ahli Pelaksana Jembatan (HPJI).

Baca Juga : Lapis Resap Pengikat dan Lapis Perekat.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates