Home / Blog / Kenali Syarat Pasir dan Kerikil Untuk Bahan Bangunan
298 views

Kenali Syarat Pasir dan Kerikil Untuk Bahan Bangunan

Pemilihan bahan bangunan harus dipertimbangkan sebaik mungkin. Hal ini dikarenakan bahan mempengaruhi kokoh tidaknya bangunan yang didirikan. Adapun salah satu bahan yang digunakan untuk mendirikan bangunan ialah pasir dan kerikil. Sebelum benar-benar menggunakannya, pastikan anda mengenali syarat pasir dan kerikil untuk bahan bangunan yang baik. Dengan begitu, anda tak akan salah memilih dan menggunakan bahan untuk mendirikan bangunan.

Syarat Pasir dan Kerikil Untuk Bahan Bangunan

Pasir dan kerikil adalalah material bangunan yang benar-benar berasal dari alam karena tak melalui proses olahan dulu. Pasir itu sendiri bisa berasal dari sungai, letusan gunung berapi, pantai dan pasir yang ada di dalam tanah. Dalam hal ini, jenis pasir dikategorikan menjadi 3, yakni pasir sungai, pasir laut dan pasir galian. Dalam konstruksi bangunan, bahan pasir dan kerikil difungsikan sebagai agregat halus yang dicampur dengan beton.

Selain itu, pasir juga digunakan sebagai bahan spesi yang merekatkan pasangan bata dan keramik. Lebih dari itu, pasir dan kerikil juga banyak dimanfaatkan sebagai screed lantai serta bahan uruk. Untuk mendirikan bangunan, seperti rumah, pastikan anda menggunakan jenis pasir yang berkualitas bagus. Menurut Standar Nasional Indonesia sendiri telah disebutkan tentang persyaratan pasir yang baik untuk bahan bangunan. Adapun syarat pasir dan kerikil untuk bahan bangunan ialah sebagai berikut.

1. Agregat halus haruslah terdiri dari butiran tajam dan keras yang memiliki indeks kekerasan < 2,2.

2. Bersifat kekal jika diuji menggunakan larutan jenuh garam sulfat. Dimana apabila digunakan natriun sufat bagian hancur mencapai 12%. Sementara apabila digunakan magnesium sulfat bagian halus sebesar 10%.

3. Tak boleh mengandung lumpur sebanyak lebih dari 5%. Jika pasir kaya akan kandungan lumpur lebih dari 5%, pasir juga harus dicuci.

4. Pasir tak boleh memiliki kandungan bahan-bahan organik yang terlalu banyak. Hal ini harus dibuktikan dengan melakukan percobaan warna menggunakan larutan jenuh NaOH 3% dari Abrans–Harder.

5. Butir pasir memiliki susunan besar dengan modulus kehalusan antara 1,5 hingga 3,8 Susunannya terdiri dari butir-butir yang beragam.

6. Untuk bahan beton yang memiliki tingkat keawetan tinggi, reaksi pasir akan alkali haruslah negatif.

7. Pasir laut tak boleh difungsikan sebagai agregat halus untuk seluruh mutu beton, terkecuali dengan adanya petunjuk dari lembaga pemerintahan bahan bangunan yang sudah diakui.

8. Bahan agregat halus yang difungsikan sebagai plesteran dan spesi terapan haruslah mencukupi persyaratan pasir pasangan.

Tips Memilih Pasir yang Baik

Supaya bangunan yang didirikan memiliki hasil memuaskan, pastikan anda menggunakan pasir dan kerikil yang baik sebagai bahan konstruksi. Untuk membantu anda mendapatkan pasir yang baik, berikut kami bagikan beberapa tips selengkapnya.

Pasir Tidak Mengandung Kotoran

Pasir dan kerikil yang baik tak mengandung kotoran, baik itu bahan organik (daun kering, ranting, lumut) ataupun bercampur dengan material lain (kerikil, lumpur, batuan).

Mengecek Pasir

Untuk mengetahui kualitas pasir yang baik, anda bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Pengecekan pasir ini bisa dilakukan dengan melihat butiran serta menggenggamnya. Pasir yang memiliki kualitas baik menunjukkan butiran keras dan tajam. Apabila digenggam dan dibuka, pasir akan terurai. Hal ini berarti pasir memiliki kandungan lumpur yang rendah. Untuk itu, coba genggam pasir menggunakan dua telapak tangan. Sesaat kemudian, anda buka genggaman.

Jatuhkan pasir dengan cara menepukkan kedua telapak tangan. Apabila pasir menempel, berarti bahan ini cenderung mempunyai kandungan lumpur yang tinggi. Hal ini berarti kualitasnya kurang baik. Selain mengetahui syarat pasir dan kerikil untuk bahan bangunan, pastikan anda juga melakukan metode pengecekan ini untuk lebih mengenal pasir yang memiliki kualitas bagus.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates