Home / Blog / Inilah Perbedaan Pasir Silika dan Pasir Pantai yang Perlu Diketahui
842 views

Inilah Perbedaan Pasir Silika dan Pasir Pantai yang Perlu Diketahui

Pasir dikategorikan ke dalam berbagai jenis. Beberapa diantaranya yaitu jenis pasir silika dan pasir pantai. Tiap jenis pasir tersebut memiliki keunggulan, kelemahan dan daya tarik tersendiri. Tak hanya itu, fungsi kedua jenis pasir ini juga berbeda. Supaya anda tak salah dalam menggunakan pasir dalam memenuhi kebutuhan, ada baiknya anda ketahui perbedaan pasir silika dan pasir pantai.

Perbedaan Pasir Silika dan Pasir Pantai

Pada kesempatan kali ini, kami akan membantu anda dalam mengenal perbedaan pasir silika dan pasir pantai. Maka dari itu, anda tak perlu ragu untuk menyimak ulasan yang kami bagikan berikut ini.

Pasir Silika

Pasir silika atau yang juga dikenal dengan sebutan pasir kuarsa merupakan jenis pasir yang mudah terpilah dengan banyaknya butiran kuarsa atau silica tinggi. Kuarsa itu sendiri merupakan kristal silika yang sudah umum. Kristal ini termasuk salah satu dari dua mineral yang paling umum di permukaan bumi. Sebagian besar pasir silika dibuat dari pasir lepas dan hancuran batu pasir. Silika hadir dalam 9 bentuk kristal yang bervariasi atau polimorf. Dimana tiga bentuk utamanya menjadi kuarsa.

Tiga bentuk utama kristal silika, yakni quartz, cristobalite dan tridimit terbukti stabil dalam suhu berbeda dan mempunyai subdivisi. Sementara untuk titik leleh silika sendiri sebesar 1610 derajat celcius. Kemudian struktur kristal kuarsa ini didasarkan pada 4 atom oksigen yang dihubungkan bersama guna membentuk 3 dimensi yang disebut dengan tetrahedron dengan terdapat satu atom silikon di bagian pusatnya. Pada umumnya, kuarsa berwarna putih, akan tetapi sering diwarnai impuritie besi. Dengan begitu, warna yang dihasilkan bisa bermacam-macam.

Mengenai pemanfaatannya, pasir silika banyak digunakan untuk kebutuhan industri. Adapun bidang industri yang memanfaatkan pasir silika diantaranya yaitu pembuatan kaca, metalurgi, pengecoran logam, industri kimia, keramik dan refraktori, konstruksi, cat dan coating, menjaga recovery saat melakukan pengeboran minyak dan gas, bahan filter atau filtrasi air, dan masih banyak lainnya. Bentuk serta distribusi ukuran butir yang sama pada pasir silika bisa menghasilkan filtrasi yang efisien dalam menghilangkan kontaminasi air limbah dan air sumur.

Pasir Pantai

Sama halnya namanya, jenis pasir pantai didapatkan dari pesisir pantai. Jenis pasir pantai ini memiliki ciri khas berupa struktur butiran yang halus dengan ukuran sekitar 0,55-2,5 mm. Tak mengherankan karena pasir pantai dibentuk akibat pengikisan batu yang dikarenakan erosi gelombang laut. Perlu diketahui, pasir pantai juga mempunyai gradasi atau ukuran yang sama. Jenis pasir pantai yang satu ini juga mempunyai daya lekat yang cenderung lemah.

Untuk mendapatkan pasir pantai ini sendiri perlu menerapkan teknik penambangan pasir dengan cara disedot serta dicuci. Dengan jenis yang berbeda, kegunaan pasir pantai tentu saja berbeda dengan pasir silika. Dimana untuk pasir pantai digunakan dalam komponen struktural beton, plester dinding dan produksi hebel atau bata ringan.

Jenis pasir pantai memang bisa digunakan sebagai bahan bangunan, akan tetapi ada beberapa alasan yang perlu anda perhatikan dalam kebutuhan ini. Pasir pantai memiliki kemampuan mengurangi sifat perekat semennya. Hal ini tentu saja akan mengurangi kekuatan bangunan. Disamping itu, pasir pantai juga mempunyai kandungan sulfat dan garam klorida yang tinggi. Hal tersebut bisa merugikan pembuatan beton. Agar bisa berfungsi sebagai bahan bangunan, anda harus meningkatkan kualitas pasir pantai dengan menerapkan stabilisasi butirannya sekaligus mengurangi kandungan garamnya. Perbedaan pasir silika dan pasir pantai memang cukup terlihat apabila difungsikan sebagai bahan bangunan.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates