Home / Blog / Kiat Mengetahui Pasir yang Bagus Untuk Plesteran Bangunan
552 views

Kiat Mengetahui Pasir yang Bagus Untuk Plesteran Bangunan

Kualitas pasir perlu diketahui terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk kebutuhan plesteran bangunan. Hal ini dikarenakan kualitas pasir akan mempengaruhi kokoh tidaknya bangunan yang hendak didirikan. Guna mengetahui kualitas pasir yang bagus untuk plesteran yang akan anda gunakan, anda bisa bertanya secara langsung kepada supplier yang menyediakan pasir tersebut. Selain itu, anda juga bisa membuktikannya sendiri dengan melakukan berbagai pengecekan.

Cara Mengetahui Pasir yang Bagus Untuk Plesteran

Pada kesempatan kali ini, kami akan bagikan beberapa cara yang bisa anda lakukan guna mengetahui pasir yang bagus untuk plesteran bangunan selengkapnya.

Genggam Pasir

Cara pertama yang bisa anda lakukan untuk mengecek kualitas pasir ialah dengan menggenggam pasir sekeras-kerasnya. Setelah itu, lepaskan genggaman anda. Jika pasir yang anda genggam jatuh dengan hasil yang tampak menggumpal, maka dapat dipastikan bahwa pasir tersebut mempunyai kualitas yang kurang bagus. Hal ini dikarenakan pasir tersebut mengandung lumpur, tanah dan garam sehingga menggumpal. Lain halnya untuk pasir yang bagus. Usai dilepaskan dari genggaman, pasir akan pecah dan bertebaran.

Kandungan Pasir

Pasir yang bisa anda gunakan untuk plesteran bangunan haruslah terdiri dari butiran tajam dan keras atau indeks kekerasan <2.2. Pasir tak mengandung lumpur lebih dari 5%. Selain itu, pasir tak boleh mengandung bahan organik yang terlalu banyak. Susunan besar dari butir pasir mempunyai modulus kehalusan antara 1,5 sampai 3,8. Hal tersebut terdiri dari butir yang beragam.

Mengukur Volume Pasir

Kualitas pasir bisa anda ketahui dengan mengukur volumenya. Hal ini bisa anda lakukan jika pasir tersebut dalam keadaan kering. Dalam mengukur volume pasir pun, anda bisa melakukannya mulai dari panjang, lebar hingga tingginya saat berada di bak truk.

Sifat Pasir

Sifat pasir juga bisa anda perhatikan untuk mengetahui kualitasnya. Pasir yang cocok untuk plasteran mempunyai sifat yang kekal. Jika anda uji dengan memanfaatkan natrium sufat, maka bagian pasir yang hancur tak boleh lebih dari 12%. Sementara jika anda mengujinya dengan larutan magnesium sulfat, maka bagian yang hancur maksimal sebesar 10%. Selain itu, pasir haruslah mempunyai reaksi negatif terhadap alkali. Hal ini diperuntukkan pada beton yang memiliki keawetan tinggi.

Kondisi Pasir

Pastikan anda menggunakan pasir yang kondisinya masih basah. Dalam hal ini, anda bisa membuat perjanjian terlebih dahulu kepada penjual pasir supaya pasirnya dalam kondisi basah saat tiba di lokasi pembangunan. Perlu diketahui, pasir yang tidak berkualitas bisa menyebabkan penggunaan semen saat pencampuran adonan pasir menjadi lebih boros. Tak hanya itu, plesteran yang diaplikasikan untuk dinding bata juga lebih mudah terkelupas karena lemahnya ikatan antara plesteran dengan batanya. Bahkan air tanah juga akan mudah naik. Hal tersebut menyebabkan dinding menjadi lembab dan rapuh.

Persyaratan Pasir

Cara mengetahui pasir yang bagus untuk plesteran lainnya ialah dengan mengenali persyaratan pasir. Pasir laut tak boleh difungsikan sebagai agregat halus beton. Kecuali jika ada petunjuk dari lembaga pemerintah tentang bahan bangunan yang telah diakui. Agregat halus yang dipakai untuk plesteran maupun spesi terapan batu bata pun harus mempunyai persyaratan pasir pasangan. Diketahui, pasir yang tidak berkualitas bisa membuat kekuatan dinding menjadi berkurang sehingga tak mampu bertahan lama. Jika kerusakan terjadi, tanpa disadari anda akan mengeluarkan biaya lagi untuk menanggulangi masalah yang timbul. Biaya yang perlu dikeluarkan pun tentu saja tak sedikit. Oleh karena itu, pastikan anda menggunakan pasir yang berkualitas.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates