Home / Blog / Inilah Keunggulan dan Kelemahan Beton Untuk Bahan Konstruksi
47 views

Inilah Keunggulan dan Kelemahan Beton Untuk Bahan Konstruksi

Beton termasuk salah satu material yang digunakan sebagai bahan konstruksi. Beton itu sendiri adalah batu-batuan yang dibuat dari campuran adukan semen, agregat kasar dan agregat halus. Bahan ini dibentuk sedemikian rupa sampai menjadi struktur beton untuk bahan bangunan. Sebagai bahan konstruksi bangunan, material beton memiliki keunggulan dan kelemahan. Apabila anda ingin mendirikan rumah ataupun bangunan lainnya, pastikan anda mengetahui apa saja keunggulan dan kelemahan beton untuk bahan konstruksi.

Keunggulan dan Kelemahan Beton Untuk Bahan Konstruksi

Pada kesempatan kali ini, kami akan bagikan beberapa keunggulan dan kelemahan beton untuk bahan konstruksi yang sebaiknya anda ketahui. Dengan anda mengetahuinya, anda bisa mempertimbangkan apakah ingin menggunakan bahan beton ataupun tidak. Pertimbangan tersebut mencangkup harga dan kualitasnya. Selain itu, anda juga bisa menyesuaikan pemilihan bahan dengan tipe konstruksi bangunan anda.

Keunggulan Beton Untuk Bahan Konstruksi

Berikut adalah beberapa keunggulan beton sebagai bahan konstruksi selengkapnya untuk anda.

Jika dibandingkan dengan material konstruksi lainnya, bahan beton memiliki harga yang relatif lebih murah. Hal ini dikarenakan bahan beton menggunakan bahan-bahan dasar yang dibuat dari bahan lokal, kecuali bahan semen Portland. Selain harganya yang murah, beton termasuk tahan aus dan memiliki kemampuan tahan kebakaran. Dengan begitu, biaya perawatan konstruksi bangunan yang dibuat dengan bahan beton termasuk rendah.

Keunggulan bahan beton lainnya ialah kekuatan tekan yang tinggi. Tak hanya berkekuatan tekan yang tinggi, bahan beton ini juga mempunyai sifat tahan akan pengkaratan atau pembusukan yang diakibatkan dari kondisi lingkungan. Apabila dibandingkan dengan beton tak bertulang ataupun pasangan batu, bahan beton untuk konstruksi berukuran lebih kecil. Jenis beton bahan konstruksi segar itu sendiri bisa dengan mudah diangkut dan dicetak dalam bentuk dan ukuran seperti apapun itu tergantung keinginan.

Kelemahan Beton Untuk Bahan Konstruksi

Setelah mengulas mengenai keunggulan beton untuk dijadikan sebagai bahan konstruksi, kini kami juga akan bagikan ulasan mengenai kelemahannya. Berikut ulasan lengkapnya.

Bahan beton memiliki daya kuat tarik yang terbilang rendah. Hal ini menjadikannya mudah retak. Untuk menyiasati kelemahan bahan beton, anda perlu memberinya baja tulangan ataupun tulangan kasa. Dengan begitu, bahan beton tak akan mudah retak maupun mengalami kerusakan. Selain itu, beton segar akan tampak mengerut saat dilakukan pengeringan. Sementara beton keras akan mengembang apabila basah. Oleh karena itu, anda harus melakukan dilatasi. Dilatasi yang satu ini juga dikenal dengan istilah constraction joint. Metode dilatasi bisa anda lakukan pada bahan beton yang panjang atau lebar. Hal ini bertujuan untuk memberikan tempat bagi pengembangan sekaligus susut pengerasan bahan beton.

Perlu anda perhatikan bahwa beton keras akan mengembang dan menyusut jika terjadi perubahan suhu. Dengan begitu, perlu dibuat dilatasi. Adapun tipe dilatasi yang dilakukan berupa expansion joint. Dengan membuat dilatasi, anda telah berupaya untuk mencegah terjadinya retak yang diakibatkan dari perubahan suhu. Anda bisa melakukan teknik ini supaya material beton yang anda gunakan untuk bahan konstruksi bisa awet dalam jangka waktu yang lama.

Dalam memahami keunggulan dan kelemahan beton untuk bahan konstruksi, anda juga harus tahu bahwa beton sulit untuk kemampuan kedap air secara baik. Dengan begitu, bahan ini selalu bisa dimasuki air. Perlu diwaspadai bahwa air yang mengandung garam bisa merusak beton. Disamping itu, beton memiliki sifat getas atau tidak daktail. Oleh karena itu, bahan beton harus dihitung sekaligus didetail secara baik.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates