Home / Blog / Pasir Beton dan Pasir Pasang Untuk Konstruksi Bangunan
560 views

Pasir Beton dan Pasir Pasang Untuk Konstruksi Bangunan

Pasir adalah salah satu material yang penting sekali di dalam pembangunan rumah. Pasir adalah material bangunan yang berasal dari alam tanpa melewati proses pengolahan terlebih dahulu. Pasir dapat berasal dari letusan gunung berapi, pantai, sungai dan juga pasir dalam tanah. Oleh sebab itu jenis pasir digolongkan menjadi tiga yaitu pasir sungai, pasir laut dan pasir galian. Namun apakah anda pernah mendengar istilah pasir beton dan pasir pasang?

Pasir beton dan pasir pasang merupakan pasir yang digunakan untuk konstruksi. Dengan kedua pasir ini, maka kekuatan untuk cor beton bisa optimal. Untuk mengetahui lebih lanjut dan lebih lengkap mengenai kedua jenis pasir ini, maka pembahasannya akan kami uraikan dibawah ini secara gamblang.

Perbedaan Pasir beton dan Pasir Pasang

Di dalam konstruksi bangunan, pasir dipakai sebagai agregat halus di dalam pencampuran beton. Bahan spesi perekat di dalam pemasangan keramik dan juga bata. Di samping itu juga bisa digunakan sebagai screed lantai atau bahan uruk.

Pasir Beton

Yang disebut dengan pasir beton yaitu butiran-butiran mineral yang keras dan juga tajam dengan ukuran antara 0,075 hingga 5 mm. Bila ada butiran yang ukurannya lebih kecil dari 0,063 mm dan tidak lebih dari 5% berat. Jenis pasir beton ini sering dipakai untuk pekerjaan cor struktur seperti balok, kolom dan juga plat lantai.

Agar bisa mendapatkan kekuatan beton yang optimal, pasir jenis ini harus bisa memenuhi syarat pasir sebagai berikut:

  • Pasir beton harus dalam kondisi bersih. Jika diuji menggunakan larutan pencuci khusus, maka tinggi endapan pasir yang terlihat dibandingkan dengan tinggi semua endapan tidak kurang dari 70%.
  • Kadar butiran yang melalui ayakan 0,063 mm atau kadar lumpur tidak boleh melebihi 5% dari berat.
  • Pasir tidak boleh mengandung berbagai zat organik yang bisa mengurangi mutu beton tersebut. Untuk bisa memeriksanya pasir direndam di dalam cairan 3% NaOH. Cairan di atas endapan nantinya tidak boleh lebih gelap dibandingkan warna larutan pembanding nya.
  • Angka kehalusan dari butir pasir antara 2,2 hingga 3,2 jika diuji dengan menggunakan rangkaian ayakan 0,16 ; 0,315; 0,63; 1,25; 2,50; 0,5 dan 10 mm. Maka fraksi yang lewat ayakan 0,3 mm minimal 15% dari beratnya.
  • Kekekalan pada larutan Na4SO4 dan fraksi yang hancur tidak boleh melebihi 12% berat. Kekekalan pada larutan MgSO4 fraksinya yang hancur tidak boleh melebihi 10% beratnya.
  • Untuk menghasilkan beton yang mempunyai tingkat keawetan tinggi, maka reaksi pasir pada alkali haruslah negatif.

Pasir Pasang

Jika didasarkan pada tempat penambangannya, maka pasir pasang itu telah dibedakan kedalam dua jenis. Diantaranya pasir gunung dan juga pasir sungai.

Pasir gunung merupakan pasir yang didapatkan dari hasil galian. Butiran pasir nya kasar dan tidak terlalu keras. Umumnya pasir jenis ini di dalamnya terkandung pozolan. Atau jika dicampur dengan kapur padam serta air sesudah beberapa waktu bisa mengeras. Dan akan membentuk massa padat dan sukar di dalam air.

Sementara pasir sungai sendiri didapatkan dari sungai yang terjadi dari hasil kikisan bebatuan yang keras dan juga tajam. Jenis ini memiliki butiran yang cukup baik yaitu antara 0,063 mm hingga 5 mm. Jadi ini adalah adukan yang baik untuk pengerjaan pasangan.

Dengan berbagai macam pasir beton dan pasir pasang tersebut, maka anda bisa menentukan. Pasir mana yang sesuai dengan kebutuhan dalam proses konstruksi bangunan anda. Agar pasir anda selalu terjaga kualitasnya, maka pasir harus disimpan pada ruang yang terlindung dari panas matahari dan hujan. Pasir juga harus ditimbun supaya tidak menjadi degresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates