Home / Blog / Jenis-Jenis Aspal dan Penggunannya
581 views

Jenis-Jenis Aspal dan Penggunannya

Aspal merupakan salah satu bahan yang banyak dipilih untuk mengerjakan konstruksi berbagai proyek besar seperti pembangunan trotoar. Jalan raya, jalan tol. Dan landasan pacu udara. Dengan menggunakan aspal, maka proyek besar tersebut akan memiliki jalan yang kuat, tahan lama, serta rapi. Untuk bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya, terdapat jenis-jenis aspal yang memiliki sifat dan penggunaan yang berbeda.

 

Jenis-Jenis Aspal dan Penggunaannya yang Tepat

 

Sebelumnya, aspal sendiri merupakan senyawa hidrokarbon dengan senyawa berupa sulfur, oksigen, dan klor yang terbuat dari minyak bumi. Pada awalnya, aspal berwujud cair dan sangat kental. Kemudian setelah suhu menurun dan dingin, maka aspal akan berubah wujud menjadi padat dan sangatlah keras.

Pada penggunaannya, aspal digunakan sebagai bahan pengikat bebatuan serta komponen lain agar tidak terlepas dari permukaan jalan, menguatkannya, serta merapikannya karena bisa menghasilkan permukaan yang halus. Dengan kondisi jalan yang kuat dan rapi, maka jalan raya akan menjadi lebih nyaman dan aman untuk dilalui.

Jenis-Jenis Aspal Beserta Penggunaannya

Dalam dunia konstruksi, aspal terdiri atas beberapa jenis yang memiliki kualitas dan kegunaan masing-masing. Adapun jenis-jenis Aspal beserta kegunaannya adalah sebagai berikut:

1. Aspal Alam

Aspal alam merupakan jeinis aspal yang terbentuk dari proses alam yang hanya bisa diperoleh dari gunung aspal ataupun danau. Di Indonesia, sumber aspal berupa gunung aspal terbesar dan terbaik ada di Pulau Buton. Sedangkan untuk sumber aspal terbesar dari danau aspal banyak ditemui di danau Trinidad dan Venezuela dengan campuran berupa mineral, bitumen, serta bahan organik lainnya.

2. Aspal Buatan

Aspal buatan merupakan aspal hasil penyulingan (destilasi) minyak bumi dan berfungsi untuk memisahkan antara minyak bumi murni dengan berbagai materi yang ada di dalamnya. Hasil penyulingan minyak bumi ini kemudian menghasilkan aspal keras, aspat cair dan aspal emulsi. Jenis-jenis aspal ini memiliki sifat dan fungsi masing-masing.

3. Aspal Modifikasi

Jenis aspal yang satu ini merupakan aspal yang dibuat dari campuran antara aspal buatan khususnya aspal keras dengan banhan tambahan tertentu. Umumya yang digunakan sebagai bahan campuran adalah berbagai jenis polymer seperti polymer plastomer dan polymer elastomer. Campuran bahan tersebut berfungsi untuk meningkatkan elastisitas serta sifat fisik pada aspal modifikasi.

Penggunaan Jenis-Jenis Aspal untuk Konstruksi

Adanya aspal dapat membantu pembangunan berbagai jenis konstruksi. Beberapa penggunaan aspal dalam konstruksi di antaranya sebagai berikut:

1. Beton Aspal

Salah satu penggunaan aspal adalah untuk pengikat beton. Beberapa jenis aspal dapat memberikan pengikatan yang sangat baik, sehingga banyak digunakan untuk memberikan keleluasaan dan fleksibilitas yang diinginkan pada waktu bersamaan. Dalam hal ini, aspal banyak digunakan untuk proyek pembangunan jalan tol dan paving bandara.

2. Konstruksi Berbagai Jalan

Aspal juga banyak digunakan dalam konstruksi jalan raya maupun jalan kecil. Bahan pengikat yang berkualitas memiliki sifat tahan cuaca, tahan air, kokoh dan kuat, serta mampu menghasilkan permukaan yang rapi serta fleksibel. Sifat tersebutlah yang dimiliki oleh aspal, sehingga banyak digunakan dalam pembangunan jalan. Berbagai jenis campuran aspal yang sering digunakan dalam pembangunan jalan adalah rolled aspal, aspal mastik, serta batu aspal yang dipadatkan.

3. Untuk Industri Listrik

Jenis-jenis aspal dengan kualitas tinggi banyak digunakan untuk industri listrik. Penggunaannya adalah sebagai bahan pengikat tar, pitch, karet, dan resin. Selain itu, aspal juga dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan wadah baterai dengan kualitas terbaik.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates