Home / Contact / Drainase Talud (Slope Drainage)
258 views

Drainase Talud (Slope Drainage)

Gambar : Drainase Talud

Gambar : Drainase Talud

FUNGSI DRAINASE TALUD

–   Mengalirkan air dari perembesan dan bahu jalan menjauhi jalan.
–   Mencegah pengaliran air dari bagian luar masuk kesuatu jalan.

BAHAN

Ada beberapa macam material/bahan yang dapat digunakan untuk pembuatan konstruksi drainase talud (slope drainase).

Jenis-jenis material tersebut adalah :

–   Material pasangan batu.
–   Material beton tulang.

PERALATAN

–   Sendok tembok
–   Cangkul
–   Sekop
–   Alat pengaduk
–   Dan alat bantu lainnya

CARA PELAKSANAAN

Bahannya terdiri dari batu, pasir, semen, air untuk pasangan batu dan tulangan jika bangunan dari beton tulang.
Cara pelaksanaan dilakukan dengan membuat permukaan pasangan batu dibuat mengikuti kemiringan lereng (talud).

PENGUJIAN

  1. Lakukan uji kepadatan terhadap tanah lereng yang digunakan .
    Sifat material tanah juga harus diuji dan harus memenuhi persyaratan spesifikasi
  2. Untuk selokan yang menggunakan pasang batu, harus dilakukan pengujian sebagai berikut :
    a.  Uji sifat material beton.
    b.  Uji sifat adukan beton.
    c.  Uji sifat kepadatan tanah dasar.
    d.  Menguji fungsi saluran pada saat ada aliran air (dimusim hujan).

DIMENSI

Ketinggian akhir dan dasar dimensi selokan harus tidak boleh berbeda lebih dari 1 cm dari yang dipersyaratkan dan harus cukup halus dan merata untuk menjamin aliran yan bebas.

Baca :  Aspal Hotmix Termurah.

Penampang selokan talud harus cukup mampu melakukan aliran air pada saat kondisi puncak.

PERBAIKAN KESALAHAN

Perbaikan dilakukan terhadap pekerjaan yang rusak atau tidak memuaskan diantaranya :

  1. Pemadatan kembali tanah talud/lereng jika hasil uji kepadatan tidak memuaskan.
  2. Perbaikan dilakukan terhadap pekerjaan pasangan batu selokan/drainase talud yang rusak atau tidak memuaskan.
  3. Jika saluran yang baru dibuat tidak berfungsi secara baik pada saat dialiri air, maka perlu diselidiki faktor penyababnya dan kemudian dilakukan perbaikan.
  4. Jika tanah urugan talud rusak/longsor karena pengaruh air hujan (pengeluaran air yang kurang diperhatikan) maka harus diurug kembali dan dipadatkan lapis demi lapis.

PEMELIHARAAN

Pemeliharaan drainase talud dilakukan, jika terjadi kerusakan yang disebabkan oleh pelepasan butir-butir tanah atau longsor sehingga drainase pasang batu yang ada menjadi retak-retak atau pecah akibat longsornya tanah talud. Jika keruskaan yang terjadi hanya bersifat retak-retak, maka perbaikannya dilakukan dengan mengisi retak-retak tersebut dengan adukan semen, pasir dan air secukupnya. Jika drainase pasangan batu tersebut pecah/patah, maka bagian yang rusak harus dibongkar dan tanah dibawahnya harus diurug dan padatkan kembali. Kemudian dilakukan pekerjaan pasangan batu yang baru untuk melengkapi drainase yang rusak berat semula.

Sumber : Sertifikasi Ahli Pelaksana Jalan/Ahli Pelaksana Jembatan (HPJI).

Baca Juga :  Drainase Bawah Tanah (Sub Surface Drainage).

2 comments

  1. terimakasih sharing nya sangat memberikan pengetahuan baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates