Home / Blog / Cara Pemasangan Baja Ringan pada Atap Rumah
178 views

Cara Pemasangan Baja Ringan pada Atap Rumah


Pastinya kita menginginkan sebuah rumah yang bagus dan memiliki kontruksinya yang kuat. Telah diketahui bahwa atap pada sebuah rumah juga menentukan bagaimana kualitas rumah tersebut. Sehingga kita juga harus teliti dalam memilih bahan untuk pemasangan atap rumah. Cara pemasangan baja ringan pada atap rumah harus benar-benar diperhatikan. Baja digunakan sebagai bahan pembuatan rangka atap rumah yang mempunyai keunggulan lebih awet saat menghadapi cuaca ekstrim. Banyak sebagian dari kita yang memilih besi baja untuk kerangka atap rumah dibandingkan dengan kayu. Memilih bahan yang tepat untuk kekuatan kerangka atap rumah memang seharusnya diperhatikan. Tidak hanya itu saja, jenis bahan baja dapat digunakan lagi dengan ketahanannya sampai 10 tahun. Bahan baja ringan memang sangat kuat dan mampu menahan beban genteng ataupun plafon. Pengerjaan atap baja juga lebih cepat dibanding dengan pengerjaan kayu. Atap baja ringan sangat mudah didapatkan di toko bangunan terdekat.

Cara Pemasangan Baja Ringan pada Atap Rumah

Persiapan

Anda harus menyiapkan alat-alat yang ingin digunakan, seperti meteran, waterpass, gergaji besi, bor, hexagonal socket, palu, pemotong, dan lain-lain. Jangan lupa untuk menyiapkan rencana pemasangan atap dan kuda-kuda dengan skema proyek yang digambar. Berhati-hatilah dalam mendesain skema proyek. Anda harus mempertimbangkan dengan memilih desain rumah yang sesuai.

Leveling

Anda bisa menggunakan selang air waterpass dan penyiku untuk mengontrol ring balok agar rata dan siku. Pastikan rangka dasar pada riing balok sudah mengikat semua di bangunan dan tersambung cukup baik. Kemudian, ukurlah jarak antara kuda-kuda dengan meteran. Agar terukur dengan akurat, anda bisa memberi tanda untuk menempatkan kuda-kuda supaya sesuai dengan skema atap.

Pemasangan kuda-kuda

Pastikan sisi kanan dan kiri pada kuda-kuda tidak terbalik. Untuk bisa menentukan mana yang kiri dan kanan, anda bisa melihat mulut wab. Dalam mengukur tegak lurusnya kuda-kuda dengan ring balok, anda bisa menggunakan benang dan lot. Apabila ingin mengencangkan, gunakanlah plat L dan A screw 12-14×20. Periksalah semua jarak kuda-kuda satu dengan yang lainnya. Pada umumnua ukuran jarak antara kuda-kuda maksimum 1,2 m. Apabila sudah sejajar, anda tinggal memasang balok nok. pasang bracing untuk memperkuat pada bagian atas dan bawah top-chord. Pasanglah reng dengan jarak yang serupa pada jenis atap.

Anda bisa mengikat pertemuan antara reng dengan kuda-kuda menggunakan 2 buah screw yang berukuran 10-16×16. Pasanglah gording tambahan apabila pemasangan kuda-kuda terakhir sudah selesai. Pada atap jenis pelana, outrigger bida dipasang sebagai over hang dengan panjang maksimal 120 cm dari luas kuda-kuda. Jarak ini juga disamakan dengan jarak outrigger.berilah jarak 120 cm dalam pemasangan ceiling battens. Anda bisa menggunakan komponen ini pada permukaan atas bottom chor kuda-kuda dan juga screw. Kemudian, berilah bantalan bracket yang sudah diikat menggunakan dynabolt untuk permukaan ceiling battens dengan ring balok. Pada setiap sambungan tersebut harus lebih dari 40 cm dan juga di setiap pertemuan bottom chord discrew.

Tahap akhir

Periksalah kembali apakah pemasangan sudah sesuai dengan gambar yang sebeklumnya dibuat. Pastikan juga posisi nok ada semua sisi dan overhang sudah terpasang dengan baik. Apabila anda menggunakan aluminium foil, sebaiknya pasanglah lapisannya terleboh dahulu di atas rafter dan jurai. Kemudian di tahap terakhir ini anda harus memastikan jarak diantara reng sudah sesuai dengan jenis penutupnya. Lalu pasanglah reng menggunakan screw dengann ukuran 10-16×16 HEX.

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates