Home / Blog / Cara Memasang Lisplang Untuk Rangka Atap Baja Ringan
1,060 views

Cara Memasang Lisplang Untuk Rangka Atap Baja Ringan

Lisplang merupakan bagian dari bangunan yang memiliki fungsi menutupi bagian atas bangunan supaya terlihat rapi saat dilihat dari bawah. Sebagai elemen yang terdapat dalam sebuah bangunan, lisplang mempunyai beberapa fungsi. Seperti segi estetika dan juga konstruksi. Dilihat dari segi konstruksi, lisplang mempunyai peran menciptakan bentukan rigid dari kaso yang tersusun. Lalu bagaimana cara memasang lisplang untuk rangka atap baja ringan?

Kali ini kami bagikan ulasan sederhana tentang bagaimana cara memasang lisplang pada rangka atap baja ringan. Maka jenis lisplang yang banyak digunakan untuk hal ini adalah lisplang GRC. Ada dua cara untuk pelaksanaan teknis kerja dalam pemasangan lisplang. Untuk lebih jelasnya simak ulasan di bawah ini secara lengkap.

Cara Memasang Lisplang yang Benar

Ada dua teknis kerja untuk cara pemasangan lisplang yang diterapkan pada rangka atap baja ringan. Diantaranya adalah:

Pemasangan Lisplang Vertikal atau Tegak Lurus

Sistem pemasangan yang seperti ini banyak diterapkan untuk pekerjaan perumahan. Sebab teknis kerjanya mudah dan simple. Yakni dengan melakukan penyekrupan lisplang dengan cara langsung pada reng baja ringan. Selain itu, teknik kerja ini juga lebih murah dan ekonomis jika dilihat dari segi biaya.

Meski demikian, cara ini mempunyai kelemahan yaitu lisplang akan cenderung tidak terkunci secara kokoh di rangka atap baja ringan. Sebab lisplang hanya mengandalkan satu buah atau 1 baris sekrup lisplang di setiap profil melintang.

Pemasangan Lisplang Diagonal atau Tegak Lurus Pada Rangka Atap

Selanjutnya adalah sistem pemasangan lisplang secara diagonal. Sistem seperti ini banyak diterapkan pada pembangunan rumah. Meskipun caranya lebih rumit dan membutuhkan biaya relatif lebih besar. Hal ini dikarenakan lisplang didudukan pada profil C baja ringan yang sebelumnya harus dipasang terlebih dahulu. Dengan demikian membutuhkan profil C baja ringan yang lebih banyak.

Meskipun demikian, cara ini lebih baik bila dilihat dari segi kekuatannya. Sebab lisplang bisa di sekrup 2 buah atau 2 baris di setiap profil melintang yang ada. Lisplang GRC bisa dipasang memanjang sesuai kebutuhan dan juga sesuai gambar kerja yang ada. Dalam pemasangan lisplang hal yang perlu diperhatikan yaitu jarak antara sekrup yang dipasang di lisplang sebaiknya jangan terlalu jauh.

Jarak pemasangan sekrup pada lisplang bervariasi. Dapat dibuat 20 cm sampai 40 cm sepanjang profil menjangkau lisplang tersebut. Supaya bisa terkunci dengan baik dan memberi kekuatan.

Fungsi Lisplang

Fungsi lisplang di Indonesia sering menjadi komponen rumah adat yang tampak dari ukiran atap bangunan rumah sebagai salah satu budaya masyarakat. Penggunaan lisplang sendiri masih didominasi dengan lisplang dengan material kayu. Padahal saat ini penggunaan kayu sebenarnya tidak dianjurkan karena tuntutan serba efisien dan juga tahan lama. Saat ini sudah hadir berbagai macam jenis lipstik seperti lisplang GRC. Dan ada juga lisplang yang terbuat dari campuran semen dan fiber selulosa. Sehingga lisplang tersebut aman terhadap serangan rayap.

Dengan demikian fungsi lisplang adalah memberikan perlindungan menyeluruh dari dalam maupun luar rumah. Tahan terhadap cuaca ekstrem, mempunyai desain yang indah seperti kayu, anti rayap dan hemat waktu serta biaya pemasangan. Sehingga lisplang ini bisa diaplikasikan pada eksterior ataupun dinding rumah hunian.

Selain diaplikasikan pada dinding, saat ini lisplang juga diaplikasikan pada rangka atap baja ringan. Dengan cara memasang lisplang yang tepat, maka anda akan mendapatkan atap rumah yang kuat awet dan rapi.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates