Home / Blog / Cara Membangun Jalan Raya Aspal yang Baik, Kuat, dan Tahan Lama
50 views

Cara Membangun Jalan Raya Aspal yang Baik, Kuat, dan Tahan Lama

Jalan raya merupakan jalan umum yang dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi. Berbagai jenis kendaraan, mulai dari roda dua, hingga roda delapan pun sering melalui jalan raya untuk menuju suatu tempat. Karena kepadatan yang cukup tinggi, maka jalan raya harus dibuat agar bisa kuat, kokoh, tahan lama, serta aman untuk pengguna jalan.

Cara Membangun Jalan Raya Aspal yang Baik, Kuat, dan Tahan Lama

Aspal menjadi salah satu pilihan terbaik untuk membangun jalan umum dengan kepadatan yang cukup tinggi. Jalan yang dibuat dengan bahan aspal telah melalui pengujian dan telah lama diterapkan. Penggunaan aspal menjadikan jalan umum yang kuat, kokoh, tahan lama, serta aman untuk digunakan. Namun demikian, kualitas jalan raya aspal bisa saja mengalami penurunan kualitas apabila tidak dilakukan dengan perencanaan dan teknik yang benar.

Beberapa Cara Membangun Jalan Raya Aspal yang Kuat, Kokoh, dan Tahan Lama

Proyek pembangunan jalan raya aspal harus dilakukan dengan teknik yang baik dan benar. Sebab, proses pembangunan tentu saja akan berpengaruh terhadap kualitas jalan yang dihasilkan. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan agar jalan aspal bisa kuat, kokoh, dan tahan lama:

1. Memadatkan Pondasi Dasar Jalan

Berbagai proyek pembangunan selalu diawali dengan adanya pondasi yang berperan sebagai dasar. Hal ini berarti bahwa peran dari pondasi terhadap hasil pembangunan sangatlah penting. Tanpa ada pondasi yang kuat, maka hasil pembangunan pun tidak akan berkualitas dan mudah rusak.

Dalam pembangunan jalan aspal, maka pondasi jalan harus dipadatkan hingga tanah paling dasar benar-benar padat. Sebab, jika sebelumnya tanah tidak benar-benar padat, maka ketika harus menahan beban dari atasnya, maka tanah masih akan bergerak. Hal ini akan menyebabkan jalan aspal menjadi bergelombang bahkan hingga pecah. Pemadatan tanah dasar ini bisa dilakukan dengan alat tandem roller.

2. Memadatkan Aspal degan Baik dan Benar

Selain pemadatan pondasi jalan, apal juga harus dipadatkan dengan baik dan benar. Untuk pemadatan aspal, alat yang biasanya digunakn adalah tandem roller atau alat pemadat roda baja. Setelah aspal dituangkan dan diratakan, tandem roller bertugas untuk memadatkan permukaan jalan. Proses pemadatan ini kemudian dilanjutkan dengan pemadatan tahap selanjutnya menggunakan alat pemadat roda karet. Kemudian diteruskan dengan pemaatan akhir menggunakan pemadat roda baja tanpa vibrasi.

Selain itu, yang perlu diperhatikan dalam pemadatan aspal adalah suhu ketika pemadatan dilakukan. Pemadatan aspal harus dilakukan pada saat suhu aspal berada di atas 85 ˚ C. Jika pemadatan dilakukan di bawah suhu tersebut, maka agregat berupa batu dan kerikil tidak bisa terikat dengan kuat. Hasilnya, kekuatan aspal pun lebih rendah dan akan mudah mengalami kerusakan.

3. Membangun Sistem Drainase yang Baik dan Benar

Jalan raya juga memerlukan sistem drainase yang baik. Sebab, tanpa ada sistem drainase yang baik, maka aliran air yang jatuh dan melintasi jalan akan merusak aspal. Gerusan air yang melintasi permukaan aspal mengakibatkan aspal mudah terkelupas dan membentuk lubng yang dapat melebar. Namun, dengan sistem drainase yang baik, maka aliran air akan lancar dan aspal mudah kering.

4. Menghitung Beban Jalan Raya Aspal

Struktur jalan aspal tidak bisa menahan kesemuanya beban yang ada di atasnya. Oleh karena itu, dalam membangun jalan raya aspal harus dipastikan berbagai kendaraan yang melintas di atasnya. Dengan ini maka jalan bisa disesuaikan agar kuat, kokoh, dan tahan lama.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates