Home / Blog / Jenis Ukuran Batu Split atau Batu Belah dan Fungsinya
684 views

Jenis Ukuran Batu Split atau Batu Belah dan Fungsinya

Batu split merupakan jenis batu untuk konstruksi bangunan yang prosesnya dengan cara membelah batu yang berukuran besar menjadi kecil-kecil. Sehingga batu ini seringkali disebut dengan nama batu belah. Secara umum, fungsi dari batu split yaitu sebagai bahan campuran untuk membuat beton cor. Selain menggunakan batu split, pembuatan beton cor juga menggunakan bahan pasir dan semen. Proses dari pembuatan beton cor yaitu dengan mencampur batu split dengan semen dan air. Setelah bahan-bahan tercampur, adonan kemudian dicetak sesuai dengan fungsinya. Setelah kita melihat jenis ukurannya, ternyata fungsi batu ini tidak hanya digunakan sebagai campuran beton cor saja melainkan juga berfungsi untuk keperluan lain. Untuk memperolehnya, bongkahan batu didapat dari hasil penambangan yang dibelah dengan mesin penghancur. Bongkahan tersebut akan dihancurkan dan menghasilkan batu split dengan berbagai macam ukuran. Batu yang telah dihancurkan akan dikelompokkan dan dipilih sesuai ukuran. Berikut ini jenis ukuran batu split beserta fungsinya.

Jenis Ukuran Batu Split beserta Fungsinya

0-5 mm

Ukuran batu ini sering disebut dengan istilah abu batu karena ukuran partikelnya yang lembut seperti abu. Jenis ini banyak digunakan sebagai campuran proses pengaspalan jalan atau sebagai pengganti pasir. Batu split ukuran 0-55 mm ini dijadikan bahan utama dalam pembuatan batako press dan gorong-gorong.

 5-10 mm

Material ini banyak digunakan sebagai campuran dalam pengaspalan jalan. Batu split dengan ukuran 5-10 mm atau 3/8 cm ini akan dicampur dengan aspal sehingga menjadi aspal hot mixed.

10-20 mm

Batu split jenis ini banyak digunakan sebagai bahan pengecoran beberapa macam bangunan, mulai dari bangunan yang ringan sampai bangunan yang berat. Konstruksi yang menggunakan beton cor dari batu split ukuran 10-20 mm yaitu antara lain seperti gedung bertingkat, bantalan kereta api, jalan tol, landasan pesawat udara, jembatan, dermaga dan lain-lain.

 20-30 mm

Material batu belah jenis ini banyak dipakai untuk bahan pengecoran lantai atau pembetonan horizontal yang lainnya.

 30-50 mm

Jenis ini pada umumnya digunakan sebagai dasar bahan jalan sebelum material lain digunakan. Batu split dengan ukuran 30-50 mm ini juga digunakan sebagai bahan campuran untuk bantalan kereta api, beton cor pemecah ombak, pembarat pipa di dasar laut dan sebagainya.

Agregat A

Batu split jenis agregat A termasuk dalam jenis sirtu atau merupakan campuran dari beberapa jenis ukuran batu belah. biasanya bahan batu ini terdiri dari abu batu, pasir, batu split 10-20 mm, batu split 20-30 mm, serta batu split 30-50 mm. Campuran ini tidak ada panduan komposisi yang baku. komposisi akan disesuaikan dengan penggunaan. Batu split jenis ini umumnya digunakan untuk bahan pengecoran pada dinding dan campuran bahan beton cor.

Agregat B

Material batu split ini juga merupakan campuran dari berbagai jenis ukuran bat split yang lain. Bahan campurannya biasanya terdiri dari tanah, abu batu, pasir, batu split 10-20 mm, batu split 20-30 mm dan batu split 30-50 mm. Yang membedakan dengan batu split agregat A yaitu adanya tanah pada komposisi ini. Campuran beberapa material ini tidak ada pedoman yang pasti dari setiap bahan. Umumnya jenis ini digunakan sebagai bahan timbunan pada pengerasan jalan tahap awal agar meratakan dan mengikat lapisan diatasnya.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates