Home / Blog / Mengetahui Jenis Beton Ringan Untuk Berbagai Keperluan Konstruksi
47 views

Mengetahui Jenis Beton Ringan Untuk Berbagai Keperluan Konstruksi

Banyak sekali material atau bahan yang digunakan untuk pembuatan konstruksi suatu bangunan. Kita semua juga sering mendengar istilah yang disebut dengan beton di dalam setiap melakukan pembangunan suatu kosntruksi. Jika secara umum, beton ini termasuk suatu campuran antara agregat halus dan agegrat yang kasar, dan juga air. Selain itu juga ditambah lagi dengan menggunakan semen untuk dijadikan bahan perekat supaya adukan beton bisa tercipta secara sempurna dalam membentuk suatu konstruksi yang kuat dan kokoh.Untuk beragai macam beton ini ada salah satu jenis beton yang harus anda ketahui, yaitu jenis beton ringan.

Yang perlu anda ketahui, jika jenis beton untuk konstruksi ini mempunyai pengertian sebagai jenis beton yang memilki berat jenis yang lebih kecil jika dibnadingkan dengan jenis beton yang pada umumnya. Untuk beton ringan ini juga mempunyai kandungan rongga yang jumlahnya diketahui cukup besar. Untuk berat jenis dari beton ini diketahui tak lebih dari 1900 kg/m3. Sedangkan untuk aplikasi dari beton ini yakni untuk blok atau bata. Selain itu juga bisa digunakan untuk panel beton ringan, ornamen bangunan, pagar beton, serta readymix.

Jenis Beton Ringan Untuk Konstruksi

Untuk anda yang ingin mengetahui jenis beton ringan, anda bisa memperhatikan ulasan dibawah ini.

1. Beton Non Pasir

Beton non pasir ini juga bisa disebuat dengan non-fines concrete. Yang mana ini termasuk jenis beton yang terbuat dari bahan dasar berupa semen, air, dan juga kerikil dengan tidak menggunakan material seperti pasir. Dengan tidak adanya pasir ini bisa menjadikan beton berongga. Sebab, antara butir kerikil yang tidak diisi dengan pasir seperti pada beton normal. Dan inilah yang menjadi jenis beton ini mempunyai berat jenis yang lebih ringan. Untuk beton non pasir ini biasanya banyak diaplikasikan untuk pembuatan:

  • Pagar beton
  • Batako
  • Rabat beton

Untuk ciri khas yang lainnya yaitu dengan penggunaan semen yang jumlahnya sedikit. Dengan demikian, untuk permukaannya juga dinilai cenderung kasar. Untuk masalah berat jenisnya kurang lebih antara 1963,04 kg/m3 sampai dengan 2047,34 kg/m3.

2. Beton Dengan Agregat Ringan

Beton ringan ini bisa dibuat menggunakan agregat kasar ringan yang memiliki berat isi kering gembur. Untuk berat jenisnya yaitu 1100 kg/m3. Lalu untuk jenis agregat kasar ringan ini juga bisa dikatakan lumayan unik. Diantaranya bisa dibuat dengan menggunakan 2 cara, diantaranya yaitu agregat buatan yang bahannya dari tanah liat yang telah dicampur menggunakan berbagai macam material tambahan. Terdapat juga agregat alami diantaranya seperti batu apung skoria.

3. Beton Kertas

Seperti nama yang dimilikinya, beton ini diciptakan dengan menggunakan bahan dari kertas daur ulang. Selanjutnya akan ditambahi dengan material seperti halnya semen, pasir, serta air. Sebelum semuanya dicampur dengan berbagai macam bahan, untuk bahan kertas ini dibentuk dan dijadikan seperti halnya bubur terlebih dahulu. Selain itu juga dijadikan sebagai pengganti agregat yang kasar.

Jenis Beton Ringan Berdasarkan Berat Jenisnya

Jenis beton ringan ternyata juga dapat dikategorikan sesuai dengan berat jenisnya. Ini semua juga bisa berpengaruh terhadap pemakaiannya. Hal ini disebabkan karena masing-masing keperluan tiap-tiap konstruksi juga mempunyai standar sendiri untuk pemilihan jenis beton yang diperlukan. Dan ini adalah jenis beton sesuai denagn berat jenisnya:

1. Beton Sangat Ringan

Berat jenis : <1000 kg/m3
Pemanfaatannya : konstruksi non struktur

2. Beton Ringan

Berat jenis : 1000-2000
Penggunaan : struktur ringan

3. Beton Normal

Berat jenis : 2300 sampai 2500
Penggunaan : struktur

4. Beton Berat

Berat jenis : lebih dari 3000 kg/m3
Penggunaan : perisai sinar X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates