Home / Blog / Tekstur Permukaan Agregat
129 views

Tekstur Permukaan Agregat

Tekstur  permukaan agregat ialah sifat permukaan yang tergantung pada ukuran apakah permukaan butir termasuk halus atau kasar, mengkilap atau kusam, dan macam dari bentuk dan kekasaran permukaan.

Pada umumnya permukaan butiran hanya disebut sebagai kasar,  agak kasar, agak licin dan licin. Tetapi berdasarkan pada pemeriksaan visual butiran agregat, tekstur permukaan butiran agregat dibedakan menjadi :

  • Sangat halus (glassy)
  • Halus
  • Granular
  • Kasar,
  • Berkristal (crystalline),
  • Berpori dan
  • Berlubang – lubang.
Tekstur Permukaan Agregat

Tekstur Permukaan Agregat

Tekstur permukaan tergantung pada kekasaran, ukuran molekul, tekstur batuan, dan juga tergantung pada besar gaya yang bekerja pada permukaan butiran yang telah membuat licin atau kasar permukaan tersebut.

Bahan agregat yang keras, padat, berbutir kecil – kecil pada umumnya menjadikan permukaan butiran agregat  berstekstur halus.

Butir – butir dengan tekstur permukaan yang licin membutuhkan air lebih sedikit dari pada butir – butir yang tekstur permukaan kasar.

Di lain pihak hasil – hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tertentu dari agregat kasar. Kekasaran menambah kekuatan tarik maupun kekuatan lentur beton, oleh karena menambah gesekan antara pasta semen dan permukaan butir – butir agregat.

Tekstur  permukaan

Permukaan yang halus pada kerikil dan kasar pada batu pecah mempengaruhi pada lekatan dan besar tegangan saat retak – retak beton mulai terbentuk.

Oleh karena itu kekasaran permukaan ini berpengaruh terhadap bentuk kurva tegangan – tegangan tekan beton, dan terhadap kekuatan beton.

Baca Juga : Pengertian Agregat dan Jenisnya.

Ukuran susunan agregat bergantung pada kekerasan, ukuran molekul, tekstur batuan, dan besarnya gaya yang bekerja pada permukaan butiran yang telah membuat licin atau kasar permukaan tersebut. Semakin licin permukaan agregat akan semakin sulit beton untuk dikerjakan.

Sifat – sifat fisik agregat, misalnya bentuk dan tekstur permukaan secara nyata mempengaruhi mobilitas (yaitu mudah dikerjakan) dari beton segarnya maupun daya lekat antara agregat dan pastanya.

Kuat rekatan antara agregat dan pasta semen tergantung pada tekstur permukaan tersebut. Rekatan tersebut merupakan pengembangan dari ikatan mekanis antara butir.

Suatu agregat dengan permukaan yang berpori dan kasar lebih disukai dari pada agregat dengan permukaan yang halus. Agregat dengan tekstur kasar dapat meningkatkan rekatan agregat semen sampai 1,75 kali. Adapun kuat tekan betonnya dapat meningkat sekitar 20 persen

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates