Beton Segar

Sifat-Sifat Beton segar Beton segar adalah beton dalam kondisi plastis (sebelum mengeras), dan akan segera mengeras dalam beberapa jam setelah beton diaduk. Beton segar harus mempunyai kinerja tinggi yaitu: kelecakan atau kemudahan dikerjakan, kohesivitas dan kemudahan pemompaan ke tempat yang tinggi, panas hidrasi rendah, susut yang relative rendah pada proses pengerasan dan percepatan maupun penundaan waktu ikat awal. Sifat-sifat yang ... Read More »

Perencanaan Campuran Beton

Perencanaan Campuran Beton Tujuan dari perencanaan campuran beton ialah untuk menentukan proporsi semen, agregat halus dan kasar, serta air yang memenuhi persyaratan berikut : Kekuatan desak : Kuat desak yang dicapai pada 28 hari (atau umur yang ditentukan) harus memenuhi persyaratan yang diberikan oleh perencana konstruksinya. Workabilitas : untuk memenuhi workabilitas yang cukup guna pengangkutan, pencetakan dan pemadatan beton sepenuhnya ... Read More »

Fungsi Agregat dan Persyaratan Agregat

Fungsi Agregat Dalam Beton Didalam beton, fungsi agregat (agregat kasar dan agregat halus) mengisi sebagian besar volume beton, yaitu antara 50% sampai 80% sehingga sifat – sifat dan mutu agregat sangat berpengaruh terhadap sifat – sifat dan mutu beton. Fungsi penggunaan agregat dalam beton adalah untuk : Menghemat penggunaan semen Portland. Menghasilkan kekuatan yang besar pada beton. Mengurangi susut pengerasan ... Read More »

Modulus Kehalusan dan Kebersihan Agregat

Modulus Kehalusan Untuk mengukur modulus kehalusan dan kekasaran butir – butir agregat digunakan parameter modulus kehalusan. Modulus halus butir didefinisikan sebagai jumlah persen kumulatif dari butir – butir agregat yang tertinggal diatas suatu set ayakan dan kemudian dibagi seratus. Susunan lubang ayakan itu ialah sebagai berikut : 40 mm, 20 mm, 10 mm, 4,80 mm, 2,40 mm, 1,20 mm, 0,60 ... Read More »

Gradasi Agregat (Susunan Besar Butir)

Gradasi agregat Adalah distribusi ukuran kekasaran butiran agregat. Agregat dalam suatu timbunan, terdiri dari butiran – butiran batuan dengan beberapa ukuran butir dari ukuran yang besar sampai ukuran kecil. Jika ukuran – ukuran ini kita pisahkan kedalam beberapa ukuran tertentu, akan kita peroleh bagian – bagian butiran dimana masing – masing bagian memiliki ukuran sama atau antara batas – batas ... Read More »

Berat Jenis Agregat dan Penyerapan Agregat

Berat Jenis Agregat Berat jenis agregat adalah perbandingan antara berat volume agregat dan volume air. Ditinjau dari berat jenisnya agregat dibedakan atas tiga macam yaitu : 1.  Agregat Ringan Memiliki berat jenis kurang dari 2,0, dan biasanya digunakan untuk beton non structural. Contoh agregat ringan antara lain : agregat batu apung, hidyte, rocklite, lelite dan lain sebagainya. 2.  Agregat Normal ... Read More »

Bentuk Agregat untuk Beton

Bentuk Agregat Agregat alam maupun batu pecah dapat mempunyai berbagai bentuk butiran, ditinjau dari bentuknya, agregat dapat dibedakan atas agregat yang berbentuk : Bulat Agregat bulat ( dari sungai atau pantai) mempunyai rongga udara minimum 33 persen, hal ini berarti mempunyai rasio luas permukaan yang kecil, sehingga hanya memerlukan pasta semen yang sedikit untuk menghasilkan beton, namun ikatan antara butir ... Read More »

Tekstur Permukaan Agregat

Tekstur  permukaan agregat ialah sifat permukaan yang tergantung pada ukuran apakah permukaan butir termasuk halus atau kasar, mengkilap atau kusam, dan macam dari bentuk dan kekasaran permukaan. Pada umumnya permukaan butiran hanya disebut sebagai kasar,  agak kasar, agak licin dan licin. Tetapi berdasarkan pada pemeriksaan visual butiran agregat, tekstur permukaan butiran agregat dibedakan menjadi : Sangat halus (glassy) Halus Granular ... Read More »

Pengertian Agregat dan Jenisnya

Pengertian Agregat Pengertian Agregat adalah sekumpulan butir batu pecah, kerikil, pasir atau mineral lainnya, baik berupa hasil alam maupun hasil buatan. Agregat yang dapat dipergunakan sebagaimana bentuknya di alam dinamkan agregat alam. Agregat ini terbentuk melalui proses erosi dan degradasi. Bentuk partikel dari agregat alam ditentukan dari proses pembentukannya. Aliran air sungai membentuk partikel – partikel bulat dengan permukaan yang ... Read More »

Mengetahui Sistem Perkerasan Jalan di Tanah Gambut

Salah satu jenis tanah yang ada di Indonesia adalah tanah gambut. Karena Indonesia merupakan negara tropis, maka daerahnya pun memiliki kondisi geografis yang berbeda-beda. Tanah gambut merupakan tanah yang terbentuk akibat adanya pelapukan tumbuhan yang telah terjadi selama ribuan tahun. Maka dari itu, tanah ini bukan daratan tau tanah yang asli. Namun demikian, untuk membangun infrastuktur di berbagai daerah, maka ... Read More »

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates